
Aroma apel yang bergolak dengan rempah hangat di dapur sore-sore selalu berhasil bikin suasana rumah jadi jauh lebih nyaman. Kita semua tahu pai apel klasik itu memang juara, dan sejujurnya, meraciknya dengan kulit dasar, buah segar, gula, dan rempah sama sekali tidak sesulit reputasinya yang terkenal rumit. Tapi, bagaimana kalau kita bisa menaik kelas camilan turun-temurun ini jadi jauh lebih kaya rasa, tanpa harus bikin seisi dapur jungkir balik? Usut punya usut, rahasia untuk upgrade rasa tanpa ribet ini sebenarnya sudah lama nongkrong diam-diam di rak dapur kita, bersembunyi dalam kaleng sederhana.
Bahan ajaib itu tidak lain adalah susu kental manis, yang kita panaskan perlahan di atas api kecil hingga sedang sampai menjelma jadi karamel keemasan yang cantik atau dulce de leche. Untuk mewujudkannya di atas kompor, kita tinggal menuang susu kental manis ke panci anti lengket dan membiarkannya mendidih sekitar dua puluh sampai tiga puluh menit, sambil terus diaduk supaya tidak gosong di dasar panci. Saat matang, warnanya berubah jadi cokelat karamel muda yang manis di mata dan teksturnya mengental cantik, bahkan makin kokoh setelah dingin. Seberapa jauh kita memasaknya terserah selera kita—bisa berhenti lebih awal untuk saus yang cair dan mudah dituangkan, atau membiarkannya menyusut lebih lama jadi saus kental yang mantap dioleskan.
Begitu dulce de leche buatan sendiri ini siap, cara memadukannya dengan resep pai apel andalan kita jadi sangat fleksibel. Bukankah mengasyikkan kalau kita bisa mengoleskannya tebal-tebal di atas dasar kulit pai sebelum menata irisan apel, atau menyiramkannya langsung di atas buah sebelum pai ditutup dengan adonan atas dan masuk ke dalamoven panas? Kita bahkan bisa bikin tamu terkejut karena saus kaya rasa ini sukses menyulap pai belian toko jadi terasa seperti buatan rumah yang mewah. Kalau ternyata masih ada sisa saus setelah pemanggangan selesai, siraman hangatnya di atas sepotong pai pas disajikan bakal jadi sentuhan akhir yang luar biasa.
Buat kita yang lebih suka cara santai tanpa harus berdiri lama mengaduk di depan kompor, ada trik cerdas yang praktis banget untuk melewati proses pengadukan tersebut. Kita tinggal mengupas label kalengnya, menaruh rak kawat di dasar panci, merendam kalengnya secara utuh di dalam air, lalu membiarkannya mendidih perlahan. Menjaga kaleng tetap terendam air sambil mendidih pelan selama beberapa jam akan menghasilkan saus yang cair, sementara membiarkannya sampai tiga jam memberi kita hasil yang jauh lebih pekat dan gelap. Kalau kebetulan punya panci tekanan atau pressure cooker, prosesnya jadi jauh lebih cepat, hanya butuh waktu tiga puluh sampai empat puluh lima menit saja tergantung hasil akhir yang kita mau.
Kegiatan memanggang di rumah pada dasarnya adalah tentang penemuan-penemuan kecil yang bikin usaha kita terasa lebih istimewa tanpa bikin stres menumpuk. Siapa sangka, dengan mengandalkan panci di atas kompor atau rendaman air mendidih, trik sederhana dari bahan kalengan di lemari ini sanggup menghadirkan kedalaman rasa yang begitu membuai pada proyek pencuci mulut kita berikutnya. Yuk, ceritakan bagaimana hasil eksperimen pai berbalut karamel ini saat kamu akhirnya memutuskan untuk mencobanya di dapur sendiri!
sumber: tastingtable.com
versi lengkap: rika.wordpress.com
Foto: Tasting Table
0 comments:
Post a Comment