
Aroma harum kayu manis dan pala langsung mengepul pekat dari dalam oven panas, menyelimuti dapur dengan kehangatan khas musim gugur yang menenangkan. Saat udara mulai mendingin, rasanya hampir tidak ada makanan penutup yang bisa menandingi kelezatan sepiring apple cobbler hangat yang kuenya sedang mendidih lembut di dalam wadah pemanggang. Kita semua tentu sudah sangat akrab dengan kelezatan isian buah apel yang memadukan rasa manis dan sedikit asam yang menyegarkan itu. Namun, ternyata ada satu trik dapur yang sangat cerdas untuk membuat hidangan penutup klasik ini naik kelas, tanpa sedikit pun menghilangkan pesona rumahan yang selalu kita rindukan.
Berdasarkan intrik dunia kuliner, kita bisa dengan mudah menyempurnakan sajian cobbler berikutnya hanya dengan mencampurkan sedikit ubi jalar yang sudah dimasak matang. Jangan keliru menganggapnya sama dengan yam berwarna jingga terang ya, karena ubi jalar justru membawa tambahan nutrisi yang luar biasa ke atas meja makan kita. Satu buah ubi berukuran sedang ternyata menyimpan sekitar empat gram serat serta vitamin A dan C yang sangat penting bagi tubuh. Bukankah luar biasa saat camilan atau hidangan penutup favorit kita bisa mendapatkan peningkatan gizi yang begitu bermakna tanpa mengorbankan rasa nyamannya?
Keajaiban yang sebenarnya justru lahir dari perpaduan tekstur dan harmoni rasa di dalam loyang. Ketika kita memasukkan ubi jalar yang sudah dikupas dan matang ke dalam adonan buah, bahan ini akan melunak menjadi kelembutan yang unik di mulut. Tekstur lembut ini menyeimbangkan gigitan renyah dari buah apel dengan sangat sempurna. Rasa manis alami yang lembut dan bersahaja itu berpadu tanpa celah dengan rempah-rempah penghangat yang sudah ada di dalam mangkuk, entah kita memilih untuk memotongnya menjadi dadu kecil yang empuk atau melumatkannya hingga halus menyatu dengan isian.
Menyiapkan bahan ubi jalar ini ternyata sama sekali tidak merepotkan dan bebas dari keribetan. Kita bisa memanggangnya di dalam oven sampai benar-benar empuk, atau memilih jalan pintas yang super cepat dengan memasukkannya ke dalam microwave selama beberapa menit saja. Ingin mendongkrak tingkat kehangatannya lebih jauh lagi? Sebagian pembuat roti suka bereksperimen dengan mengganti bagian penutup atas yang biasa dengan biskuit ubi jalar berempah, atau mencampurkan satu cangkir buah cranberry mentah untuk memberikan sensasi asam menyegarkan yang memotong rasa manis yang kaya.
Saat mahakarya keemasan yang sedang mendidih mengepul ini akhirnya keluar dari oven, sajian ini seolah memohon untuk segera dinikmati selagi hangat. Satu sendok besar es krim vanila yang pekat, sesendok crème fraîche yang lembut, atau bahkan tetesan saus karamel yang lezat akan menjadi penyelesaian yang paling pas di atas piring. Bukankah menyenangkan sekali membayangkan diri kita mengangkat sepiring hidangan apel dan ubi jalar yang menenangkan ini dari oven sendiri pada akhir pekan nanti?
sumber: tastingtable.com
versi lengkap: rika.wordpress.com
Foto: Tasting Table
0 comments:
Post a Comment