
Aroma gurih kaldu dan rempah langsung mengepul memenuhi sudut dapur saat sebuah wadah tahan panas berisi stuffing sourdough dipanggang perlahan hingga mendidih kecil. Hari Thanksgiving biasanya identik dengan kesibukan memasak yang melelahkan dan penuh kepanikan di menit-menit terakhir. Padahal, rahasia sejati dari jamuan makan malam yang santai terletak pada persiapan jauh-jauh hari. Kita tidak hanya bicara soal menyiapkan saus cranberry atau adonan pai lebih awal, melainkan merampungkan seluruh daftar pekerjaan memasak sejak jauh hari agar hari besar nanti bisa kita nikmati tanpa stres.
Tentu saja kita bisa membuat hidangan pendamping ini lebih awal, asalkan menggunakan metode pemanggangan dua tahap yang cerdas. Alih-alih meracik semuanya secara terburu-buru di hari H, resep ini menyarankan kita untuk memasak stuffing secara utuh sehari sebelum perayaan. Setelah matang, biarkan sebentar hingga agak dingin, lalu simpan di dalam kulkas dalam waktu kurang dari dua jam setelah proses memasak selesai. Tidakkah menyenangkan membayangkan hari raya berjalan santai tanpa kita harus bolak-balik memeriksa oven terus-menerus?
Keajaiban dari metode ini terletak pada pemilihan roti yang tepat, yaitu roti sourdough yang kokoh alih-alih roti putih biasa yang mudah hancur. Roti putih cenderung menyerap terlalu banyak cairan dan lembek, sementara sourdough yang bertekstur kuat mampu mempertahankan bentuknya meski direndam dalam campuran kaldu ayam dan telur yang kaya. Kita cukup merobek roti menjadi potongan-potongan, menyebarkannya di atas loyang, lalu mengeringkannya dalam oven bersuhu rendah seratus belas derajat Celsius agar karakternya tetap terjaga dengan baik.
Setelah roti kering dan dipindahkan ke dalam mangkuk besar, kita bisa meracik bumbu penambah rasa tanpa perlu dikejar waktu. Karamelisasi bawang bombay membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mencapai kelezatan manis gurih yang kita dambakan, sebuah kemewahan yang jarang kita miliki di pagi hari Thanksgiving. Di sini, kita bisa dengan santai memasak sosis Italia pedas, lalu menggunakan wajan yang sama untuk mematangkan bawang bombay dalam minyak zaitun dengan sedikit garam hingga warnanya berubah menjadi kecokelatan yang pekat dan bertekstur seperti selai.
Sentuhan akhir dilakukan dengan menuangkan sedikit anggur putih untuk melarutkan sisa sedapan di dasar wajan, sebelum akhirnya mencampurkan seluruh tumisan aromatik tersebut ke dalam mangkuk berisi sourdough, mentega tawar, telur, dan kaldu ayam. Adonan kemudian dipindahkan ke dalam wadah tahan panas untuk dipanggang, atau bahkan dibekukan hingga enam bulan jika kita ingin merencanakannya jauh-jauh hari. Saat hari besar tiba dan daging panggang sedang diistirahatkan, kita cukup membuka tutup aluminium foil dan memanaskannya kembali selama sepuluh hingga lima belas menit di dalam oven. Tidakkah luar biasa rasanya bisa menyajikan hidangan hangat berlapis sosis dan bawang bombay karamel dengan permukaan garing keemasan, sembari tetap punya banyak waktu untuk mengobrol santai bersama para tamu di meja makan?
sumber: bonappetit.com/make-ahead-stuffing-article
versi lengkap: rika.wordpress.com
Foto: Bon Appetit
0 comments:
Post a Comment