Pisang Bakar Karamel Manis Penggugah Selera

, , No Comments
Pisang Bakar Karamel Manis Penggugah Selera

Aroma karamel manis yang hangat langsung menguar begitu taburan gula cokelat dan kayu manis mencium permukaan pisang di atas bara api. Buah pisang yang tadinya biasa saja mendadak berubah menjadi kudapan istimewa mirip permen alami berbalut kemasan ramah lingkungan ciptaan alam. Siapa sangka, hanya dengan membakar setengah bagian pisang selama beberapa menit, kita bisa mendapatkan sajian penutup yang terasa sangat mewah tanpa perlu repot di dapur.

Kuncinya ada pada cara kita menyiapkan buahnya sebelum bersentuhan dengan pemanggang. Pisang dibelah memanjang mengikuti bagian yang melengkung tanpa mengupas kulitnya, sehingga tercipta alas datar yang kokoh saat ditaruh di atas jeruji panggangan. Setelah itu, kita tinggal menaburkan campuran gula cokelat dan bubuk kayu manis ke bagian daging buah yang terbuka. Perbandingan bumbunya bisa disesuaikan selera, entah mau sedikit saja sentuhan rempah atau justru lebih banyak kayu manis untuk aroma yang harum menggoda. Jangan lupa mengoleskan sedikit minyak nabati pada jeruji panggangan supaya pisang tidak lengket.

Proses memasaknya butuh sedikit kesabaran dengan api sedang-kecil agar panasnya tetap terkontrol dengan baik. Pisang ditaruh dengan posisi daging buah menghadap ke bawah selama kurang lebih lima menit sampai gulanya meleleh menjadi karamel lengket yang cantik dan meninggalkan jejak garis panggangan yang menggoda. Setelah itu, kita balik perlahan dan biarkan sisi kulitnya terkena panas selama satu menit saja. Di balik kulitnya yang sedikit menghitam, tersimpan daging buah pisang yang lembut mengepul manis bermahkotakan lapisan karamel berbumbu.

Pemilihan buah pisang di awal juga memegang peran penting agar hasilnya sempurna. Kita tentu ingin buah yang sudah matang dengan pas tetapi masih cukup kokoh, jadi bentuknya tidak hancur saat terkena panas api. Sifat dasar metode ini yang sangat sederhana memberi kita banyak ruang untuk berkreasi dengan berbagai tambahan rasa yang cocok dengan pisang. Kita bisa menaburkan kelapa sangrai, cacahan kenari, atau irisan badam untuk memberi tekstur renyah di mulut, bahkan mencampur sedikit kapulaga bersama kayu manis sebagai kejutan aromatik.

Bagi yang ingin kemewahan ekstra, menaburkan sejumput kepingan cokelat di atas permukaan karamel yang masih panas akan membuat cokelatnya meleleh menjadi kantong-kantong kelezatan yang lumer di lidah. Mau dinikmati langsung dari kulitnya yang berkesan pedesaan atau disajikan di atas piring untuk teman panekuk pagi yang empuk, trik cerdas ini sungguh layak kita simpan untuk dinikmati pada sore hari yang hangat di luar ruangan.

sumber: tastingtable.com

versi lengkap: rika.wordpress.com

Foto: Tasting Table

0 comments: