
Dapur kita terkadang jadi tempat paling ajaib untuk bereksperimen, terutama saat kita mengulik trik-trik pintar yang biasanya dipakai para peracik minuman profesional. Jauh di tahun 2007, seorang bartender di sebuah tempat terkenal di New York bernama Please Don't Tell memperkenalkan teknik cerdas pada dunia koktail yang disebut pencucian lemak, dan itu semua dimulai dari sebuah old fashioned. Kalau kita membayangkannya, mungkin kita bertanya-tanya bagaimana cara minuman keras yang kuat bisa menyerap kelezatan mentega cair yang kaya rasa, namun tetap menyisakan kehalusan di lidah tanpa ada lapisan minyak mengambang di permukaannya. Nah, pengembang resep sekaligus blogger Ksenia Prints mengambil kerangka klasik itu dan membawanya naik kelas lewat racikan brown butter maple old fashioned yang rasanya mirip seperti kue penutup musim gugur di dalam gelas, menangkap sensasi hangatnya gulungan kayu manis maple dalam bentuk cair yang begitu menggoda.
Kalau kita bicara soal minuman klasik favorit, old fashioned tentu berada di daftar teratas karena perpaduan bourbon, pahitnya bitters, dan manisnya pas yang begitu memuaskan. Tapi versi ini mengangkat fondasi yang sudah kita kenal itu dengan cara melelehkan mentega tawar di dalam panci, lalu mengaduknya di atas api sedang sampai warnanya berubah menjadi amber pekat dan mengeluarkan aroma kacang yang luar biasa harum setelah sekitar empat menit. Begitu mentega cokelat itu sedikit mendingin, bahan tersebut dicampur dengan bourbon di dalam wadah kedap udara dan dibiarkan beristirahat pada suhu ruang selama tiga puluh menit sebelum masuk ke dalam lemari pembeku setidaknya selama dua jam agar lemaknya bisa membeku padat di bagian atas. Bukankah menarik bagaimana sains benar-benar membantu kita menciptakan keajaiban kecil di dapur?
Setelah kita menyendok lapisan lemak padat di atasnya, menyaring bourbon melalui kertas saring kopi atau kain kain tipis akan menangkap sisa padatan susu yang tertinggal, sehingga yang tersisa hanyalah cairan bening dengan senyawa rasa karamel yang terasa jauh lebih kaya dan kompleks. Tentu saja, ini bukan jenis minuman yang biasa kita buat begitu saja di tengah kesibukan hari Selasa malam yang padat, karena cara ini tentu butuh sedikit perencanaan dan persiapan awal, tapi hasil akhirnya benar-benar sepadan dengan usaha yang kita keluarkan. Saat tiba waktunya untuk meracik minuman ini, kita cukup mencampurkan dua ons bourbon mentega cokelat yang baru dibuat tadi bersama sirup maple, Angostura bitters, dan orange bitters ke dalam gelas pengaduk yang sudah penuh dengan es, lalu diaduk selama tiga puluh detik sampai benar-benar dingin menyeluruh.
Untuk memberikan sentuhan ala minuman bar kelas atas, kita bahkan bisa menangkap sedikit aroma asap dengan cara membakar salah satu ujung batang kayu manis sampai membara, lalu menelungkupkan gelas tebal di atasnya selama lima belas hingga dua detik untuk mengurung aroma harum tersebut di dalam gelas. Setelah membalikkan gelas ke posisi semula, kita memasukkan satu butir es batu besar agar minuman tidak terlalu cair dan menuangkan koktail yang sudah dingin itu langsung di atasnya. Menyemprotkan minyak dari kulit jeruk segar di atas permukaannya lalu memasukkannya ke dalam gelas, ditemani hiasan batang kayu manis bakar tadi, menyempurnakan semuanya dengan wangi luar biasa yang menyambut kita bahkan sebelum tegukan pertama. Tidakkah kamu ingin meluangkan waktu sejenak di suatu sore yang tenang untuk mencoba sendiri teknik mencuci lemak pada bourbon di rumah?
Kapan pun nanti kamu memutuskan untuk mencoba resep ini di dapurmu sendiri, kita pasti penasaran dan ingin dengar bagaimana hasilnya. Ambil gelas favoritmu, nikmati setiap prosesnya yang menenangkan, dan rasakan kehangatan berlapis di setiap tegukan dari minuman yang kaya rasa ini!
sumber: tastingtable.com
versi lengkap: rika.wordpress.com
Foto: Tasting Table
0 comments:
Post a Comment