Mengapa Seduhan Kopi Mesin Kapsul Sering Terasa Kurang Mantap

, , No Comments
Mengapa Seduhan Kopi Mesin Kapsul Sering Terasa Kurang Mantap

Cangkir keramik yang berat terasa hangat di telapak tangan, tapi begitu cairan hitam itu menyentuh lidah, rasanya seperti bayangan dari kopi yang kita harapkan. Kita semua pasti pernah berada di posisi itu, berdiri di depan mesin kopi dengan ekspektasi tinggi, namun justru disambut oleh seduhan yang terasa tipis dan kurang 'nendang' untuk memulai hari. Rasanya mudah sekali menyalahkan mesin yang rewel atau mungkin karena kita masih mengantuk saat menyeduhnya. Namun, kenyataannya, jawabannya justru tersembunyi dengan rapi di dalam kapsul plastik kecil yang kita masukkan ke sana.

Membuat secangkir kopi yang nikmat sebenarnya adalah soal keseimbangan antara bubuk kopi dan air. Para ahli biasanya menggunakan rasio emas 16 hingga 18 bagian air untuk setiap satu bagian kopi. Jika kita berhitung, secangkir kopi berukuran 240 mililiter seharusnya membutuhkan sekitar 13,9 gram kopi agar karakter rasanya benar-benar keluar. Sayangnya, kebanyakan kapsul kopi yang kita simpan di dapur hanya berisi sekitar 9 hingga 12 gram kopi saja. Bahkan saat kita merasa sudah menyeduh dengan benar, kita sebenarnya sudah memulai dengan kekurangan takaran. Apalagi jika kita memilih ukuran cangkir yang lebih besar, air yang mengalir justru membanjiri bubuk kopi yang sedikit itu, membuat rasa yang seharusnya kaya malah memudar hingga hampir hilang.

Lalu, mengapa kekuatan rasa bisa sangat berbeda antara satu merek dengan merek lainnya di rak supermarket? Ternyata, setiap produsen memiliki aturan sendiri tentang seberapa banyak kopi yang mereka masukkan ke dalam kapsul. Ada merek yang mungkin hanya mengisi sekitar 8 gram, sementara merek lain bisa memasukkan hingga 12,4 gram. Perbedaan berat yang terlihat sepele ini sebenarnya punya dampak luar biasa pada kekayaan rasa yang menari di lidah kita. Pernahkah kita penasaran, berapa gram kopi yang sebenarnya bersembunyi di dalam kapsul favorit kita selama ini?

Jika kita sering kecewa dengan hasil kopi yang terasa encer, tenang saja, kita tidak perlu membuang mesin kopi itu. Kita bisa mulai lebih jeli melihat label kemasan saat berbelanja, atau menghitung berat rata-rata dengan membagi total berat bersih kopi dengan jumlah kapsul dalam satu kotak. Jika stok di rumah sudah terlanjur banyak, cobalah menekan tombol ukuran 180 mililiter alih-alih memilih ukuran cangkir yang lebih besar. Seduhan yang lebih terkonsentrasi ini biasanya membantu karakter asli biji kopi untuk muncul ke permukaan.

Kalau memang kita butuh porsi yang lebih besar, menggunakan dua kapsul untuk satu cangkir 360 mililiter adalah trik cerdas untuk menjaga intensitas rasa tetap terjaga. Memang butuh waktu sedikit lebih lama untuk menyiapkannya, tapi bayaran yang kita dapatkan adalah secangkir kopi yang akhirnya terasa seperti penyemangat pagi yang sesungguhnya. Kadang, rahasia secangkir kopi yang sempurna memang hanya terletak pada sedikit ketelitian kita dalam bermain dengan takaran.

sumber: tastingtable.com

versi lengkap: rika.wordpress.com

Foto: Tasting Table

0 comments: