Kue Kentang Gurih dan Renyah Sentuhan Mayones

, , No Comments
Kue Kentang Gurih dan Renyah Sentuhan Mayones

Tradisi kuliner Ashkenazi menyimpan sebuah harta karun panggang bernama kugel kentang gurih, hidangan casserole yang rasanya duduk manis di antara renyahnya latke dan kelembutan tortilla Spanyol. Kalau mendengar kata kugel, ingatan kebanyakan dari kita mungkin langsung melayang pada sajian mi telur manis yang kerap memecah kubu antara yang suka dan bingung. Padahal, versi kentang gurih ini hampir selalu berhasil memenangkan hati siapa saja di meja makan. Hidangan ini memadukan parutan kentang, bawang bombay, dan telur dalam satu mangkuk, yang biasanya hadir sebagai teman setia di hari-hari besar seperti Rosh Hashanah dan Paskah Yahudi, atau sekadar meramaikan jamuan Shabbat mingguan yang hangat.

Padahal, bukan hanya untuk hari raya saja, kugel kentang ini juga sangat menyenangkan untuk menemani menu utama berdaging yang pekat dan gurih, seperti brisket rebus atau ayam panggang, bahkan di hari biasa yang santai. Bukankah selalu ada ruang untuk sesuatu yang hangat dan mengenyangkan di tengah meja kita? Kalau adonan latke tradisional menuntut kita untuk memerasnya hingga benar-benar kering agar bisa digoreng garing, kugel kentang justru punya cara bermain yang berbeda. Teksturnya yang begitu lembut dan creamy justru lahir dari keputusan cerdas untuk menyisakan sedikit saja cairan alami kentang di dalam adonan, memberikan karakter khas yang membuat kita ingin terus mengambil potongan berikutnya.

Rahasia besar di balik kelezatan kugel versi resep Epicurious ini terletak pada sebuah sentuhan cerdas: alih-alih memakai lemak angsa tradisional atau minyak zaitun, mereka memilih semburat gurih dari sebotol mayones. Siapa yang menyangka kalau olesan sederhana ini bisa bekerja begitu hebat di balik layar? Mayones digunakan tidak hanya sebagai campuran di dalam adonan, tetapi juga untuk melumuri loyang dengan royal, memastikan kugel matang dengan bagian tengah yang lembap dan kaya rasa, sementara permukaannya berubah menjadi cokelat keemasan yang renyah tanpa meninggalkan kesan kering ataupun terlalu berminyak.

Proses pembuatannya dimulai dengan mengoleskan dua sendok makan mayones ke seluruh permukaan dasar dan sisi loyang kue logam, wajan besi cor, atau loyang loyang lepas. Kentang russet dan satu bawang bombay ukuran sedang diparut halus, lalu dicampur dengan garam kosher dan dibiarkan meniris sejenak di atas saringan. Setelah airnya diperas perlahan dengan tangan, keajaiban terjadi di dasar mangkuk penampung, di mana cairan berpati sisa tirisan tersebut dikocok bersama telur, pati kentang, bubuk bawang putih, lada hitam, dan tambahan mayones untuk menciptakan emulsi yang kaya.

Parutan kentang tadi kemudian dikembalikan ke dalam mangkuk custard gurih tersebut, diaduk hingga seluruh permukaannya terbalut sempurna sebelum dipindahkan ke loyang yang sudah disiapkan. Dengan sedikit sentuhan garpu, permukaannya dibuat agak berantakan agar nanti terpanggang menjadi tekstur yang paling diidamkan. Setelah dipanggang selama lebih dari satu jam hingga bagian tengahnya memadat sempurna dan mahkota kecokelatan yang cantik terbentuk di atasnya, kugel perlu diistirahatkan sebentar sebelum dipotong-potong menjadi irisan tebal yang masih mengepulkan kehangatan.

Potongan-potongan besar kugel kentang panggang ini akan terasa semakin sempurna ketika disantap bersama sesendok krim asam dan taburan kucai cincang segar di atasnya, meski mereka yang menjaga aturan kosher tentu akan melewatkan bagian produk susu ini jika menyajikannya bersama daging. Mengapa tidak mencoba melangkah ke dapur kita sendiri, menyiapkan mangkuk pengaduk, dan membuktikan betapa ajaibnya sentuhan mayones dalam resep kugel untuk jamuan hangat berikutnya bersama orang-orang terkasih?

sumber: epicurious.com/ba-syn-crispy-potato-kugel

versi lengkap: rika.wordpress.com

Foto: Epicurious

0 comments: