Membuat Permen Coklat untuk Pameran TK Percik


hari ini bikin chocolate candy lumayan banyak. sekitar sekiloan. besok diterusin di rumah Sinta. mau kita pamerin di acaranya anak-anak TK Percik hari Sabtu nanti. iseng aja, kali aja ada yang suka...
coklat itu enak, tapi gue enggak terlalu suka makan coklat. bukan masalah takut gemuk, karena menurut penelitian enggak apa makan coklat asal sesuai dosis. cuma enggak suka aja.
yang gue suka dari bikin chocolate candy adalah : MELATIH KESABARAN. kalau bikinnya buru-buru dan pikirannya kemana-mana, permennya pasti jelek, menggumpal.
dengan sedikit memberikan kesabaran, membuat warna coklatnya menjadi berkilauan dan indah.

Foto: pexels.com

Nostalgia Malam, Kenangan Liputan, dan Lagu KLa Project


just met with an old friend. sharing old memories. inget jaman pulang liputan malam-malam, sambil stress release sepanjang perjalanan nyanyi-nyanyi lagu-lagunya KLa Project. melewati Taman Lawang dengan jajaran etalase bencong-bencong nan mulus.
kangen, euy!

Foto: pexels.com

Solidaritas untuk Warga Irak di Tengah Ancaman Perang


hi, world.
mungkin hari ini bukan saatnya bersuka ria.
karena ada banyak orang yang tinggal di Irak sedang panik dan kebingungan.
saat ini kita hanya bisa berdoa.
bisa-bisa besok, lusa, 2 minggu, 3 bulan, atau tahun depan giliran kita.

SAY NO TO WAR!

Foto: commons.wikimedia.org


Happy Valentine!
Bicaralah dengan Bahasa Hati

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.

Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.

Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

tadi kulihat

tadi pagi seorang tukang ketupat sayur antre telpon umum.
kangen sama kerabat, katanya.
siapa tahu ada kerjaan yang lebih menjanjikan ketimbang ini, ujarnya sambil melirik pikulan tempat ia bergantung nasib.

siang tadi seorang pembantu rumah tangga masuk ke bilik wartel.
pengen ngobrol sama teman dari desa, ucapnya.
kali aja di tempat dia kerja ada lowongan dan gajinya lebih baik, cibirnya sambil membuang dagunya ke arah rumah majikannya, tempat ia memeras keringat demi uang sekolah adik-adiknya.

sore datang seorang remaja menaikkan kaki ke atas sofa empuk di rumah orang tuanya yang sejuk berpendingin udara sambil bicara lewat wireless phone.
lagi ngelaba, nih. gue dapet gebetan baru, anak kampus lain. dikenalin temen. kayaknya berprospek dijadiin pacar baru. kikiknya sambil merancang bagaimana caranya memutuskan pacar lama.

petang menjelang, seorang ibu muda sedang berjalan-jalan di pertokoan mewah sambil menggenggam SL50 terkekeh lembut.
iya jeng, harga berlian ikut-ikutan naik, keluhnya. sembari matanya menerawang mengingat-ingat koleksi berliannya di safe deposit box.

malam bergayut, seorang eksekutif muda mengendarai sedan Eropa seri 7 terbahak-bahak lewat N7650.
kemana aja lo? tgif, nih. jalan, ya? kita ketemuan di sana. pokoknya abis dari sana kita cari tempat lain yang lebih asyik, deh, ajaknya sambil membayangkan keriuhan dunia malam pelepas stres-nya.


moral of the story:
petani cabe di kampung butuh telpon sebagai alat pemasaran bagi produknya, demikian iklan layanan masyarakat buatan Telkom yang terpampang separuh halaman media massa nasional. oleh karena itu tarif telpon perlu dinaikkan.
betul tidak?! (baca dengan pelafalan Aa Gym)

Jakarta 17/01/2003
Streets of NY
A webcam feed