
Aroma lembut kayu lama yang berpadu dengan debu tipis sering kali menandakan dimulainya sebuah proyek akhir pekan yang menyenangkan di rumah, di mana kita bisa menyulap dapur lama tanpa harus membongkar dinding atau menguras dompet. Mengganti suasana dapur ternyata cukup dilakukan dengan memoles ulang lemari kayu yang sudah kusam, menjadikannya segar kembali dengan biaya yang jauh lebih hemat daripada menyewa tukang profesional.
Kunci utama untuk mendapatkan hasil akhir yang halus bagaikan mentega terletak pada kesabaran kita saat melakukan persiapan permukaan kayu, dimulai dari membersihkan sisa-sisa minyak masakan bertahun-tahun dan debu membandel menggunakan pembersih khusus. Setelah semuanya benar-benar bersih dan kering, permukaan lemari perlu digosok perlahan dengan amplas agar cat dasarnya nanti bisa menempel dengan sempurna, atau kita juga bisa mengandalkan cairan pengampelas jika kondisi pintu lemari masih mulus tanpa ada kayu yang pecah.
Proyek mempercantik dapur ini memang bukan pekerjaan yang bisa selesai hanya dalam satu sore, jadi kita perlu melatih kesabaran dengan mengoleskan cat dasar secara tipis-tipis lalu membiarkannya kering sempurna sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Setelah lapisan cat dasar pertama mengering, saatnya kita bermain sebagai tukang kayu rumahan dengan menambal lubang-lubang kecil atau ketidaksempurnaan permukaan menggunakan dempul kayu, menciptakan kanvas yang rata untuk warna utama nantinya.
Ketika tiba saatnya memilih warna, menggunakan cat enamel atau cat berbahan dasar minyak yang tahan lama adalah keputusan terbaik karena jenis cat ini sangat tangguh menghadapi kesibukan harian di dapur yang penuh cipratan saus hingga tumpahan kopi pagi. Tentu saja, senjata rahasia untuk menghindari garis-garis bekas kuas yang mengganggu terletak pada pemilihan kuas berbulu lembut bersudut tajam, bukan kuas kasar yang gemar meninggalkan jejak pada lapisan cat.
Bukankah kita sering tanpa sadar mencelupkan kuas terlalu dalam hingga ke bagian besi penahan bulunya karena terburu-buru ingin cepat selesai? Alih-alih membebani bulu kuas dengan terlalu banyak cairan, kita cukup mencelupkannya sepertiga bagian saja dan menyeka kelebihan cat di tepi wadah. Dengan sapuan satu arah yang mengalir lembut dari pangkal hingga ujung permukaan lemari, garis-garis kuas yang membandel pun bisa diusir selamanya, jadi bagaimana kalau akhir pekan ini kita mulai mengecat sambil menikmati secangkir teh manis hangat?
sumber: tastingtable.com
versi lengkap: rika.wordpress.com
Foto: Tasting Table
0 comments:
Post a Comment