Every woman deserves to be loved exclusively

Friday, September 19, 2003

JADI SELEBRITI

tadi pagi gue nge-drop suami di tempat omprengan. hari ini gue enggak ngantor. lagi pengen di rumah. selepas cup-cup-muah sama suami, beli lauk (lagi males masak juga:-p), then home.

eh, tiba-tiba di depan jalan masuk perumahan tempat kami tinggal yang selalu penuh dengan tukang becak dan tukang ojek, ada lambaian tangan. da-da. si tukang becak langganan yang mangkal depan rumah. dengan senyumnya yang tulus dan lumayan manis itu dia melambai ke arah gue. ya gue balas aja dengan lambaian tangan dan senyuman. menengok ke kanan, ada si Unang, temer 58 sekaligus Polisi Cepek BSK shift kedua. senyum lagi dan da-da lagi :-).



di depan jalan gue ada sebarisan tukang ojek yang memandangi gue dengan takjub (atau takzim?). di wajah mereka ada tulisan: "siapa sih ibu-ibu ini? lambai sana, lambai sini..."

hahaha... rasanya kok jadi selebriti. enggak perlu kebanyakan bacot sana-sini enggak jelas ngasih statemen tertentu. tanpa perlu dandan menor dan meng-hair extension. tak usah kawin cerai enggak jelas sama siapa. pagi ini gue blessed banget. diberi senyuman tulus dari 'fans'.

bener-bener serasa selebriti.

dan gue bangga, bisa kenal sama tukang becak yang banyak senyum itu dan si Unang yang mau menyeberangkan jalan saat gue enggak bawa mobil. sama Pak Slamet tukang sayur, Pak Ali penjual bakso bening yang enak itu. sampai Aguslan pengecer majalah di Jakasampurna.
rasa bangga itu justru enggak tampil, pada saat hidup gue masih berdekatan dengan manusia-manusia berlabel selebriti itu. biasa aja rasanya bisa foto sama Dewa (d/h Dewa 19) walaupun ada setitik kesombongan bisa punya foto bareng dan semua record mereka ditandatangani langsung. rasanya datar bisa naik BMW merahnya Denada dan dia sendiri yang nyupirin Jakarta-Puncak-Jakarta. malah terbersit dalam hati, malah gue kayak jongos mereka aja. karena mereka akan baik pada saat mereka menginginkan kehidupan selebriti-nya terekspos dalam keadaan tak bercela.

bahkan pembantu gue-pun masih bisa hidup kayak yang punya rumah sendiri, ketimbang gue yang 'sekedar' jadi wartawan hiburan. celingak-celinguk di tengah gempita pesta ria kaum selebriti. hahaha... atau jangan-jangan memang enggak cocok jadi selebriti ya?


bsk, 18/9/03
postingnya udah pake IE di Win2000 lagi :-))

Latest Comments

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Flickr

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Translate

www.CodeNirvana.in

About Me

Contact Form

Name

Email *

Message *

Popular Posts