Cara Merawat Pembakar Panggangan Gas Agar Awet

, , No Comments
Cara Merawat Pembakar Panggangan Gas Agar Awet

Siapa yang tidak rindu aroma harum barbekyu di akhir pekan? Asap mengepul membawa janji kelezatan, namun begitu pesta usai dan tamu-tamu pulang, pernahkah kita bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di dalam panggangan gas andalan kita? Kita sering melupakan bagian bawah jeruji yang bekerja keras untuk kita, padahal ada cerita tersendiri di sana setelah panggangan selesai dipakai.

Scott Thomas, pemilik The Grillin' Fools yang pengalamannya dibagikan lewat Tasting Table, mengingatkan kita pada musuh tersembunyi panggangan gas kita. Musuh utama itu bukanlah kotoran di luar, melainkan tetesan lemak yang jatuh menimpa komponen logam di dalam, terutama bagian pembakar. Lemak cair ini membeku dan mengunci kelembapan tepat di permukaan logam, menciptakan apa yang disebut Thomas sebagai pabrik karat sungguhan. Bayangkan risikonya jika kita memakai panggangan ekonomis dari toko swalayan besar, membersihkan setiap tetes lemak tersebut adalah kunci mutlak agar panggangan bisa bertahan lebih dari tiga musim.

Lalu, bagaimana cara kita mengatasi kekacauan ini tanpa harus mengorbankan waktu akhir pekan yang berharga? Thomas membagikan dua trik cerdas untuk menaklukkan endapan lemak. Cara pertama yang paling mudah adalah menyalakan panggangan dengan suhu tinggi, entah di malam yang sama atau keesokan harinya, untuk membakar sisa lemak secara langsung. Jika masih ada lemak bandel yang enggan pergi karena panas, kita cukup mengambil tisu dapur dan menepuk-nepuknya. Tentu saja, kita juga bisa langsung memakai tisu dapur sejak awal tanpa menyalakan api, meski cara kedua ini butuh waktu lebih lama dan jauh lebih kotor.

Selain perang melawan lemak, ada sudut-sudut tersembunyi yang hampir selalu kita lupakan, yaitu bagian pembakar gas itu sendiri. Thomas menyarankan kita untuk menyapukan sikat logam secara perlahan di atas lubang-lubang kecil tempat api menyembur. Saat lubang-lubang kecil ini tersumbat oleh kotoran, panas yang dihasilkan langsung merosot, membuat permukaan panggangan mendadak punya zona panas dan dingin yang tidak merata. Bayangkan betapa menjengkelkannya saat kita memanggang sosis, lalu mendapati beberapa di antaranya gosong arang sementara yang lain masih mentah hanya karena lubang kecil di bawahnya tersumbat.

Lubang pembakar yang mampet ternyata menjadi salah satu alasan paling umum kenapa api panggangan bisa padam tiba-tiba di tengah jalan. Jika sikat logam belum cukup ampuh, saatnya kita bersabar sedikit dengan melepas sambungan tabung gas, mengangkat jeruji, dan mengeluarkan tabung pembakar secara hati-hati. Kita bisa memakai klip kertas lurus yang sederhana untuk mengeluarkan sisa kotoran membandel dari setiap lubang kecil, menyikat bagian jalurnya dengan sikat baja tahan karat, lalu mengguncang tabungnya agar kotoran yang terperangkap rontok. Cukup cuci bersih dengan air hangat bersabun dan spons, lalu pastikan tabungnya benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Jadi, lain kali kita bersiap menggelar pesta di halaman belakang, bagaimana kalau kita beri sedikit perhatian pada bagian pembakar yang setia ini supaya masakan kita matang dengan sempurna?

sumber: tastingtable.com/how-clean-gas-grill-expert

versi lengkap: rika.wordpress.com

Foto: Tasting Table

0 comments: