
Cemilan jeli lapis cokelat punya cara ajaib untuk membawa kita melompat kembali ke masa lalu. Dulu, kue manis ini gampang sekali ditemukan di setiap pojok toko kelontong dengan harga yang sangat ramah di kantong. Mengingat jajanan tempo dulu memang selalu mengasyikkan, bukan? Rasanya mirip seperti bernostalgia dengan rokok permen jadul atau kacang pistachio merah yang kini sudah mulai langka. Di antara semua kenangan manis itu, jeli cincin berbalut cokelat selalu punya ruang tersendiri di hati berkat teksturnya yang lembut dan kejutan rasa buah segar yang langsung menyebar begitu gigitan pertama meretakkan cangkang cokelatnya.
Bukan cuma soal rasa, kudapan mungil ini ternyata menyimpan sejarah menarik yang bermula dari tahun 1960-an di Amerika Serikat. Saat itu, sebuah merek makanan halal bernama Joyva mulai memproduksinya secara massal dan langsung merebut hati banyak orang. Kue ini bahkan menjelma jadi tradisi manis yang selalu dinanti saat perayaan Paskah karena sama sekali tidak mengandung ragi. Bukankah menyenangkan mengetahui bahwa makanan favorit masa kecil punya cerita yang begitu kaya? Walau sekarang kita masih bisa menemukannya di beberapa toko khusus atau lorong khusus di supermarket, sensasi kelezatannya ternyata bisa kita hadirkan sendiri di dapur rumah kita.
Proses pembuatannya ternyata tidak sesulit bayangan kita dan hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana yang mudah didapat. Kita hanya perlu menyiapkan bungkus gelatin tawar, sekotak jeli instan berasa buah, gula pasir, serta cokelat hitam berkualitas baik. Rasa frambos adalah pilihan paling klasik untuk memulai petualangan dapur ini, dan kita bisa memperkuat aroma buahnya dengan sedikit ekstrak frambos ke dalam adonan jeli. Cukup campurkan jeli bubuk tersebut bersama setengah cangkir gula putih dan tambahan gelatin, lalu tuangkan cairan manis beraroma harum itu ke dalam cetakan silikon berbentuk cincin mini.
Setelah adonan beristirahat dan memadat dengan sempurna di dalam kulkas selama beberapa jam atau bahkan semalaman, tibalah bagian paling seru dari seluruh proses ini. Kita melelehkan cokelat hitam hingga mengilap, lalu mencelupkan satu per satu cincin jeli yang kenyal ke dalam kubangan cokelat yang lembut sebelum mendiamkannya hingga mengeras. Siapa yang bisa menolak aroma cokelat leleh yang berpadu dengan manisnya buah? Kalau ingin tampil sedikit lebih cantik, kita bahkan bisa menambahkan hiasan garis-garis cokelat di atasnya begitu lapisan pertamanya mulai kaku.
Kabar baiknya, resep dasar ini sangat ramah untuk dikreasikan sesuai dengan selera dan suasana hati kita hari ini. Kita bisa mengganti jeli frambos dengan varian rasa jeruk yang segar lengkap dengan tetesan ekstraknya, atau bahkan bereksperimen mencelupkan cincin jeli ke dalam perpaduan cokelat putih dan cokelat hitam. Bikin jajanan jadul sendiri ternyata sesederhana dan seseru itu, ya? Selamat mencoba di dapur kesayangan kita, dan semoga jeli lapis cokelat buatanmu berhasil memikat siapa saja yang mencicipinya!
sumber: tastingtable.com
versi lengkap: rika.wordpress.com
Foto: Tasting Table
0 comments:
Post a Comment